Angan Hati Kecilku
Menatap birunya awan
Begitu jauhnya mata memandang
Suara hati terus berbisik
Dan nafsu terus berdemo
Jalan yang begitu terjal
Dan keringnya tanpa hujan
Debu-debu trus menelusup di celah mata
Dan keringat bagaikan embun di pagi buta
Mata hati mencoba menuntun
Ke arah mata angin sebuah kerajaan
Walau jalan masih panjang
Ku coba terus melangkah
Melangkah...
Harapan...
Ya,itulah harapan bekalku
Takkan terhapus dibenakku
Senyuman terus ku pasang
Tuk menutup hati yang gersang
Apabila sang surya menyapa
Ku berkaca dulu tuk menyambutnya
Ku takkan pernah lelah
Dan ku terus tegar
Berdiri kokoh
Kelak sampai terputusnya air
Tidak ada komentar:
Posting Komentar